Sabtu, 15 Desember 2012

Penjelasan Tentang Pantai

Posted by Danar on Sabtu, 15 Desember 2012 | 0 komentar

Pengertian pantai menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Pusat Bahasa Edisi Keempat (Departemen Pendidikan Indonesia) adalah:
  • Tepi laut, pesisir (kata benda)
  • Perbatasan daratan dengan laut atau massa air yang lain dan bagian yang dapat pengaruh dari air tersebut (kata benda)
  • Daerah pasang surut di pantai antara pasang tertinggi dengan surut terendah (kata benda)
  • Landai (kata sifat)
Pengertian pantai lainnya adalah tempat daratan bertemu lautan, yang dihancurkan dan dibangun oleh gerakan gelombang secara terus-menerus. Dapat juga dikatakan bahwa pantai adalah perbatasan darat dan laut yang terus-menerus dihantam oleh angin dan ombak.

Gelombang Destruktif

Pantai terjadi karena adanya gelombang yang menghantam tepi daratan tanpa henti sehingga mengalami pengkisan. Gelombang penghancur tersebut dinamakan gelombang destruktif.

Gelombang destruktif mengikis garis pantai dengan kecepatan yang berbeda-beda tergantung kecepatan angin dari arah tengah laut. Kemudian gelombang konstruktif membawa debris (yaitu tumpukan pecahan batu atau reruntuhan) seperti kerikil dan butiran pasir yang berasal dari tebing dan pecahan karang ke daerah daratan yang datar, sehingga gelombang melambat lalu berhenti.

Teluk dan Tanjung

Perlu waktu yang panjang dan lama, sampai akhirnya tumpukan endapan material tersebut membentuk pantai. Jika gelombang mengarahkan ombak sehingga terjadi pengikisan pada batuan lunak yang menjorok ke daratan, maka terbentuklah teluk. Sedangkan jika yang terjadi sebaliknya, di mana batuan keras yang tertinggal membentuk tebing dan daratan yang menjorok ke lautan, maka terbentuklah tanjung. Biasanya dapat ditemukan dua buah gua yang terbentuk di kedua sisi tanjung.

Garis Pantai

Sama halnya yang terjadi dengan garis pantai, yang mana setelah bertahun-tahun gelombang menggerakan air laut (karena tiupan angin) membentuk daratan yang baru atau bahkan mengikis daratan tersebut sehingga mengubah garis pantai suatu negara. Tak jarang, jika bentuk, lokasi atau wilayah pantai selalu berubah, akibat ombak yang mengerosi tanah dan perubahan permukaan laut.

Menurut para ahli, perubahan permukaan laut disebabkan oleh beberapa faktor, seperti perubahan suhu dan iklim. Saat ini, keadaan permukaan laut terus naik dikarenakan pemanasan global (global warming) yang mengakibatkan bencana alam berupa banjir di pantai.

Makhluk Hidup di Pantai

Makhluk hidup yang dapat hidup di pantai pun mempunyai ciri khas untuk dapat dengan mudah berdaptasi dengan lingkungan pantai. Hewan dan tumbuhan tersebut harus dapat bertahan hidup di dalam air ketika pasang, maupun di luar air ketika surut. Contohnya kepiting, kerang atau pohon bakau.

Sumber: anneahira.com


Share :





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar