Senin, 29 Oktober 2012

Bentuk Paruh dan Bentuk Kaki Unggas Beserta Fungsinya

Posted by Danar on Senin, 29 Oktober 2012 | 0 komentar

Semua makhluk hidup membutuhkan makanan agar tetap hidup. Begitu juga dengan burung atau jenis unggas, mereka juga membutuhkan makanan agar tetap hidup. Setiap jenis hewan dalam hal ini jenis unggas atau burung  memiliki cara tersendiri dalam memperoleh makanan.

Setiap jenis unggas atau burung makanannya berbeda-beda. Ada yang berupa cairan madu (nektar), biji-bijian, atau daging. Oleh karena itu, bentuk paruh setiap jenis burung juga berbeda-beda. Perbedaan makanan ini.

1) Burung pipit mempunyai paruh pendek dan kuat. Bentuk
paruh ini sesuai untuk memakan jenis biji - bijian. Paruh ini berfungsi menghancurkan biji tersebut.





2) Burung elang mempunyai paruh kuat, tajam, dan melengkung bagian ujungnya. Paruh seperti ini sesuai untuk mencabik mangsanya.







3) Bebek mempunyai paruh yang berbentuk seperti sudu. Bentuk paruh seperti ini sesuai untuk mencari makanan di tempat becek, berlumpur, atau di air.







4) Burung pelatuk mempunyai paruh yang panjang, kuat, dan runcing. Paruh burung pelatuk untuk mencari serangga yang bersembunyi di kulit pohon, dalam lubang  pohon, atau pada batang pohon yang lapuk.




5) Burung kolibri mempunyai paruh berbentuk panjang dan runcing. Bentuk paruh seperti itu memudahkan burung kolibri mengisap nektar.




6) Burung pelikan mempunyai paruh berkantong. Paruh demikian memudahkannya  untuk  menangkap ikan dalam air.




Berdasarkan penjelasan di atas dapat dikatakan bahwa ada kesesuaian antara bentuk paruh burung dan jenis makanannya.

Selain bentuk paruh, kaki pada berbagai burung juga mempunyai bentuk bermacam-macam. Berbagai bentuk kaki burung merupakan salah satu bentuk penyesuaian terhadap cara memperoleh makanan.

Berbagai macam bentuk kaki burung

a. Kaki burung kakak tua untuk memanjat. Selain itu, juga untuk memegang makanan.



b. Kaki ayam untuk mengais tanah saat mencari makanan.







c. Burung elang mempunyai kaki kuat dengan kuku tajam. Kaki ini untuk mencengkeram mangsanya.







d. Burung pipit mempunyai kaki langsing untuk bertengger.






e. Kaki itik dan pelikan berselaput sehingga cocok untuk berenang di air.







f. Burung pelatuk pandai memanjat karena bentuk kakinya sesuai untuk memanjat.






Berdasarkan gambar di depan, terdapat hubungan antara bentuk kaki burung dengan cara memperoleh makanannya.

Sumber: asagenerasiku.blogspot.com


Share :





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar