Sabtu, 29 September 2012

Nutrisi Untuk Perkembangan Otak Bayi

Posted by Danar on Sabtu, 29 September 2012 | 0 komentar

Ibu, sangatlah baik jika kita mengoptimalkan kecerdasan otak bayi kita sejak masih dalam kandungan.

Nutrisi Untuk Perkembangan Otak Bayi

Untuk itu, sejak bayi masih di dalam kandungan, ibu harus mengkonsumsi nutrisi yang tepat yang akan mempengaruhi kecerdasannya di kemudian hari. Berikut 7 (tujuh) hal yang dapat membantu potensi kejeniusan bayi anda:

1.Konsumsi omega-3
Ikan yang kaya omega-3 akan meningkatkan kemampuan otak bayi. Omega-3 ditemukan di dalam sel-sel otak dan sangat berpengaruh pada fungsi kerja otak. Mulailah mengkonsumsi ikan yang kaya omega-3 atau mengkonsumsi suplemen minyak ikan.

2.Konsumsi vitamin prenatal (asam folat, vitamin B12, vitamin C, vitamin D, zink)
Asam folat dan vitamin B12 diperlukan untuk membentuk sel darah merah. Vitamin c untuk produksi kolagen, Vitamin D untuk pertumbuhan tulang dan Zink untuk perkembangan otak.

3.Konsumsi lebih banyak protein
Protein dibutuhkan untuk membangun sel-sel dan hormon bagi pertumbuhan bayi. Contoh makanan yang kaya protein: yoghurt, kacang, gandum, daging sapi.

4.Konsumsi buah dan sayuran
Buah dan sayur mengandung antioksidan yang baik. Antioksidan dapat melindungi jaringan otak bayi dari kerusakan. Untuk mendapatkan antioksidan yang banyak, pilih buah dan sayur yang berwarna lebih gelap, al: sayuran berwarna hijau tua, pepaya, tomat. Perlu diingat, cuci bersih sayuran dan buah yang akan dikonsumsi, jika perlu potong kulit buah untuk menghindari kuman.

5.Konsumsi zat besi
Selama hamil, kebutuhan zat besi menjadi dua kali lipat. Zat besi bermanfaat untuk mensuplai oksigen. Janin yang kekurangan oksigen akan beresiko mengalami gangguan pertumbuhan & IQ yang rendah.

6.Hindari merkuri
Badan Pengawas Makanan di Amerika, menyebutkan beberapa jenis ikan yang terpapar merkuri lebih banyak di banding ikan lainnya, al: ikan hiu, tile fish, tenggiri. Beberapa jenis ikan yang memiliki kandungan merkuri lebih rendah: salmon, lele, udang, ikan tuna.

7.Hindari alkohol
Mengkonsumsi alkohol selama kehamilan akan membahayakan otak bayi ibu. Ibu hamil yang mengkonsumsi minuman keras akan berakibat kelak pada anak antara lain: gangguan belajar, kurang konsentrasi, kurang ingatan dan berpengaruh pada kemampuan bersosialisasi.

Sumber : posyandu.org


Share :





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar